Go Global, Connect Global, Impact Local: Fakultas Hukum Gelar Kuliah Perdana Bersama Diaspora

Fakultas Hukum bersama Prince of Songkla University, Pattani Campus, Thailand, menyelenggarakan Kuliah Perdana Diaspora bertajuk “BIPA, Mobilitas Akademik, Riset, dan Jejaring Diaspora dalam Membangun Talenta Indonesia Berdaya Saing Global”. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Mobilisasi Diaspora Berdampak, hasil kerja sama antara UPN “Veteran” Jawa Timur dan Prince of Songkla University, Pattani Campus. Kuliah perdana ini menghadirkan Assistant Professor Dr. Djusmalinar, M.A., dosen dari Faculty of Humanities and Social Sciences, Prince of Songkla University, Pattani Campus, Thailand, sebagai pemateri utama. Kegiatan berlangsung pada Senin, 24 Agustus 2026, bertempat di Auditorium Fakultas Hukum.

Dalam paparannya, Dr. Djusmalinar mengangkat isu kesenjangan peluang atau “the opportunity gap” yang kerap dihadapi mahasiswa Indonesia saat ini, mulai dari keterbatasan biaya, hambatan bahasa, kurangnya informasi, hingga rasa takut untuk melangkah ke kancah global. Dr. Djusmalinar menegaskan bahwa persoalan utama bukan terletak pada ketiadaan peluang seperti beasiswa, riset, dan karier internasional, melainkan pada jarak antara peluang tersebut dengan kesiapan mahasiswa untuk meraihnya. Materi ini mengajak mahasiswa mengubah cara pandang, dari sekadar pencari kesempatan yang berorientasi pada eksposur, menjadi pembangun kapasitas yang berorientasi pada transformasi diri melalui kompetensi, jejaring, dan dampak nyata.

Lebih lanjut, disampaikan konsep Anatomi Talenta Global yang terdiri atas enam tahapan, yaitu Learn, Adapt, Collaborate, Create, Solve, hingga Impact, sebagai kerangka untuk membentuk talenta yang mampu memecahkan masalah lintas budaya. Selain itu, dipaparkan pula enam jalur menuju panggung global atau “6 Global Pathways”, yang meliputi Study, Research, Internship, Career, Network, dan Community, sehingga mahasiswa dapat memilih jalur yang paling sesuai dengan visi dan minat masing-masing. Dr. Djusmalinar turut membagikan peta jalan pengembangan diri selama empat tahun masa perkuliahan, mulai dari penguatan kompetensi dasar di semester awal hingga persiapan menuju panggung internasional menjelang kelulusan.

Materi juga menyoroti peran mahasiswa sebagai duta diplomasi melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional dan Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Melalui KKN Internasional, mahasiswa diajak untuk memahami masyarakat lokal, berkolaborasi dengan mitra, memberikan solusi yang relevan, serta meninggalkan sistem yang berkelanjutan di lokasi pengabdian. Sementara itu, program BIPA dipandang lebih dari sekadar kegiatan mengajar bahasa, karena mahasiswa turut berperan sebagai duta budaya yang membangun persahabatan sekaligus membuka peluang kolaborasi internasional. Dr. Djusmalinar menekankan bahwa setiap mahasiswa yang belajar di luar negeri merupakan representasi hidup dari identitas Indonesia di mata dunia.

Melalui Kuliah Perdana Bersama Diaspora ini, UPN “Veteran” Jawa Timur berharap dapat mendorong mahasiswa untuk berani melangkah lebih jauh dalam mengejar mobilitas akademik dan riset internasional. Kolaborasi dengan diaspora Indonesia di berbagai belahan dunia diyakini mampu memperluas jejaring sekaligus mempercepat proses transfer ilmu pengetahuan dan pengalaman global bagi mahasiswa. Semangat “Go Global, Connect Global, Impact Local” menjadi pesan penutup yang mengajak mahasiswa untuk belajar melampaui batas, membangun jejaring lintas budaya, dan pada akhirnya membawa pulang pengalaman tersebut sebagai inovasi nyata bagi Indonesia. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi lahirnya talenta-talenta hukum Indonesia yang unggul dan berdaya saing di tingkat global.

Content Writer: Jens Thomos Gratya Sinaga