Magister Hukum Laksanakan Pengabdian Masyarakat Kolaboratif, Peringati Hari Lingkungan Hidup Internasional

Surabaya, 6 Juni 2026 – Program Studi Magister Hukum Fakultas Hukum UPN “Veteran” Jawa Timur sukses menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Masyarakat yang berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Surabaya, sekaligus dengan Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian UPN “Veteran” Jawa Timur. Agenda yang dilaksanakan pada Sabtu (6/6) bertempat di Kebun Raya Mangrove, Gunung Anyar, Surabaya ini, diikuti oleh perwakilan mahasiswa maupun tenaga pendidik dari lintas disiplin ilmu. Kegiatan nyata ini menjadi bukti konkret keterlibatan dunia akademis baik sarjana maupun pascasarjana dalam merespons isu lingkungan hidup global secara langsung di lapangan, karena momen ini juga bertepatan untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Internasional.

Mengusung tema “Keadilan dan Keselarasan Semesta: Merawat Alam, Menegakkan Hukum, Mewujudkan Masa Depan Berkelanjutan”, kegiatan ini berfokus pada aksi penanaman bibit mangrove secara kolektif. Melalui tema ini, mahasiswa Magister Hukum bersama mahasiswa Agribisnis bahu-membahu turun langsung ke area konservasi untuk melakukan penanaman fisik sekaligus mengkaji aspek kelestarian alam. Kehadiran Koordinator Program Studi Magister Hukum, Bapak Dr. Teddy Prima Anggriawan, S.H., S.Sos., M.Kn., M.H., memperkuat landasan teoritis bahwa perlindungan terhadap ekosistem pesisir memiliki urgensi regulasi yang ketat demi hak-hak generasi mendatang.

Kolaborasi lintas disiplin antara rumpun hukum dan agribisnis ini memberikan warna baru dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi di lingkungan UPN “Veteran” Jawa Timur. Bergerak bersama BRIDA Kota Surabaya juga memastikan bahwa program penanaman ini didasarkan pada riset dan inovasi pengelolaan wilayah pesisir yang tepat guna. Keterlibatan berbagai pihak ini menunjukkan bahwa tanggung jawab menjaga ekosistem kota tidak dapat dibebankan pada satu sektor saja, melainkan membutuhkan kerja sama kolektif yang terintegrasi antara pemerintah, ahli pertanian, dan penegak hukum.

Bagi seluruh sivitas akademika Magister Hukum dan Agribisnis, aksi basah-basahan di kawasan konservasi di Gunung Anyar memberikan ruang refleksi dan praktik yang dalam. Mahasiswa Agribisnis menerapkan ilmu tata kelola lingkungan pertanian pesisirnya, sementara mahasiswa hukum menganalisis bagaimana hukum lingkungan harus bekerja untuk melindungi benteng pertahanan tersebut dari ancaman abrasi. Praktik lapangan terpadu ini melatih kepekaan mahasiswa agar kelak mampu merumuskan kebijakan maupun pengelolaan komoditas yang berorientasi pada keselarasan semesta. Komitmen hijau yang terbangun dalam aksi ini diharapkan tidak berhenti pada proses penanaman saja, melainkan berlanjut pada pengawasan dan advokasi kebijakan lingkungan yang berkelanjutan. Melalui pengabdian masyarakat ini, Fakultas Hukum UPN “Veteran” Jawa Timur bersama prodi mitra kembali menegaskan visinya untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga membumi dan peduli pada kelestarian.

Content Writer: Tsania Zein Fiashan